Bulan Purnama Rusa Bisa Dinikmati Warga RI Kamis Dini Hari

Nikmati Bulan Purnama Rusa Malam nanti Tepat Dini Hari

Bulan purnama rusa atau fenomena supermoon merupakan sebutan untuk perigee syzygy, atau istilah ketika Bulan dalam fase penuh dan juga berada di titik terdekat dengan Bumi dalam sepanjang orbitnya.

Hal tersebut disebabkan oleh orbit bulan kepada Bumi yang tidak berbentuk lingkaran, tetapi oval. Hal inilah yang membuat adanya titik terdekat dan terjauh bulan dengan bumi.

Bulan Purnama Rusa
Sumber: newcast.id

Bulan purnama rusa atau full buck supermoon,bulan purnama akan tampak lebih besar dari purnama normal. Dan kemungkinan fenomena bulan purnama ini akan terjadi besok, Kamis (14/7) dini hari.

Para peneliti Astronomi Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin berujar bahwa Supermoon sendiri merupakan fenomena purnama terdekat. Biasanya rata-rata terjadi ketika jarak Bumi ke Bulan itu 384.000 kilometer.

Namun, bisa juga terjadi Supermoon memiliki jarak yang lebih dekat dari itu. Sehingga, purnama akan tamapk lebih besar dan terang dibandingkan biasanya.

Andi Pangerang, Peneliti dari Pusat Riset Antariksa BRIN, mengungkapkan bahwa fenomena full buck supermoon itu dapat dilihat pada puncaknya yaitu pukul 01.57 WIB atau 02.57 WIT atau 03.57 WIT.

Untuk dapat melihat langsung fenomena astronomi ini, kita bisa langsung mengarahkan pandangan sesuai arah terbit hingga terbenam Bulan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan.

Menurut Andi, bahwa tidak membutuhkan alat bantu penglihatan seperti teropong bintang untuk menikmatinya fenomena ini, kecuali apabila ingin mengabadikannya dalam bentuk foto maupun video yang detail daapt menggunakan alat bantu penglihatan.

Dampak dari Fenomena Bulan Purnama Rusa

Sebagaimana mestinya fase bulan purnama, fenomena langit ini dapat memicu terjadinya pasang laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Pasang laut disebut juga dengan pasang purnama.

Peristiwa ini terjadi karena konfigurasi antara Matahari-Bumi-Bulan yang mengakibatkan masing-masing gaya diferensial yang timbul memiliki arah yang sama.

Arah pada gaya diferensial memiliki jumlah sepasang yang menghadap dan membelakangi arah terhadap objek yang mengakibatkan gaya pasang laut. Dikarenakan peristiwa ini akan menilbulkan pasang laut maka mengimbau untuk para nelayan agar tidak melaut sekitar kurun waktu dua hari sebelum dan sesudah puncak fenomena ini.

Perhitungan ini semata-mata hanya dari segi faktor Astronomi saja, dan belum mempertimbangkan dari faktor gelombang laut akibat badai angin.

Serta dalam fenomena ini digadang – gadang penampakan supermoon 15 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang di langit malam. Dari penampakan supermoon tersebut tidak terdapat efek bahaya yang akan ditimbulkan kepada warga Bumi.

Hanya saja dengan lebih dekatnya bulan dan abumi maka akan meningkatkan kekuatan gravitasi bulan. Di antaranya daapt menaikkan pasang air laut.

Macam-macam Fenomena Supermoon

  1. Full Strawberry Supermoon

    Full strawberry supermoon ialah purnama yang terjadi pada bulan Juni bertepatan dengan kejadian bulan perigee. Penamaan dari bulan purnama ini merujuk pada buah stroberi atau arbei yang sedang panen saat puncak musim panas.
  1. New Strawberry Supermoon 

    Setelah itu terdapat new strawberry supermoon. Fenomena supermoon yang satu ini menandakan akan datangnya bulan baru mikro (new micromoon) atau bulan baru apoge (apogeal new moon). Dan fenomena ini sangat langka karena hanya terjadi selama 9 tahun sekali.

  1. Full Buck Supermoon 

    Full buck supermoon ialah fenomena purnama yang terjadi pada Juli. Pada kesempatan ini bertepatan dengan bulan purnama super (full supermoon) atau purnama perigee (perigeal full moon). Sebab, itu purnama ini disebut full buck supermoon atau purnama rusa super.Penamaan ini dari The Farmer’s Almanac (Almanak Petani Amerika Serikat). Nama ini digunakan karena pada bulan Juli tanduk rusa jantan muda mulai tumbuh.

Nah, itu dia fenomena supermoon Juli 2022 mulai. Jika ingin melihat langsung fenomena langka ini, jangan lupa untuk catat waktunya. Selain itu, jangan mudah percaya dengan mitos tak jelas mengenai fenomena supermoon. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *