Bumbu Dapur untuk Pengobatan Alami dan penggunaannya

Manfaat Bumbu Dapur hingga Penggunaannya untuk Pengobatan

Sumber: Liputan6.com
Bumbu Dapur untuk Pengobatan Alami
Sumber: Liputan6.com

Bumbu dapur untuk pengobatan alami, kamu pasti  sangat familiar dengan hal tersebut. Tidak hanya sebagai pelengkap masakan tapi juga berkhasiat sebagai penguat imun tubuh. Apalagi seperti yang kita tahu,  saat ini di Indonesia masih mengalami pandemi virus covid-19.

Selain menjaga pola makan, berolahraga, dan minum vitamin kita juga bisa mengimbangi dengan meminum ramuan yang terbuat dari bumbu atau rempah dapur. Fungsinya tentu untuk meningkatkan imun kita dalam tubuh.

5 Jenis Bumbu Dapur untuk Pengobatan

Berikut 5 bumbu dapur untuk pengobatan alami yang juga berkhasiat sebagai penguat imun:

  1. Jahe
    Tanaman jahe ini memiliki nama simplisia Zingiber Officinale dengan family Zingiberaceae. Jahe termasuk tumbuhan rimpang yang sering digunakan untuk bumbu masakan dan dapat digunakan sebagai bahan pengobatan. Memiliki rasa yang khas, Jahe mendapatkan rasa pedas yang berasal dari senyawa keton yang disebut zingeron. Sehingga cocok dijadikan minuman hangat yang meredakan gejala masuk angin dan influenza. Jahe bisa dipadukan dengan bahan lain dan dijadikan minuman hangat seperti  madu, lemon, jeruk nipis , daun mint, dsb.
  1. Kunyit
    Tanaman ini memiliki ciri khas warna kuning, yang biasa digunakan dalam bumbu masakan juga sebagai bahan pewarna alami. Selain itu, kunyit bisa untuk bahan obat seperti untuk obat lambung, pelancar haid, memperlancar pernafasan saat flu. Ada beberapa cara untuk mengkonsumsi kunyit. Selain hanya dengan diparut lalu diseduh bisa juga dengan cara dibakar dan kemudian dihirup untuk mengatasi hidung tersumbat.
  1. Laos/ lengkuas
    Laos/ lengkuas mempunyai nama simplisia Alpinia Galanga dengan famili Zingiberaceaae. Tanaman Rimpang ini biasa digunakan dalam bahan masakan sehari-hari dengan bau yang khas dan memiliki rasa yang pedas. Selain sebagai bumbu dapur, lengkuas bisa digunakan sebagai bahan alternatif untuk pengobatan. Laos ini berkhasiat sebagai antifungi, sebagai anti jamur atau untuk pengobatan jamur dengan cara mengoleskan laos pada bagian yang terdapat jamur kulit.
  1. Serai
    Tanaman dengan nama latin Cymbopogon Citratus ini termasuk rerumputan yang bisa tumbuh liar, bisa juga untuk tanaman budidaya. Serai  sering dijadikan dalam bahan masakan untuk aromatik. Selain menjadi bahan masakan, tanaman ini juga bisa sebagai bahan obat, yang berkhasiat sebagai anti radang.Cara mengkonsumsi dengan merebus serai bersama dengan gula merah sampai mendidih dan bisa diseduh sewaktu hangat. Tidak hanya dengan merebus, serai tersebut dapat digunakan dalam bentuk minyak untuk mengobati gatal dan juga bengkak, karena serai ini memiliki khasiat yang bersifat terapeutikanya.

Kesimpulan

Nah, berikut beberapa bahan dapur yang sering kita temui dirumah. Mungkin yang kita tahu hanya dapat digunakan sebagai bahan masakan ternyata bahan dari dapur ini juga memiliki khasiat sebagai bahan obat.

Apalagi dalam kondisi pandemi, bahan diatas bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengobati gejala penyakit yang kita alami. Selain untuk bahan obat, juga yang dapat meredakan beberapa gejala penyakit, bahan diatas ini memiliki khasiat sebagai imunomodulator atau bisa juga disebut sebagai penguat imun.

Sehingga bisa dikonsumsi sebagai minuman hangat walaupun tidak memiliki gejala penyakit. Jadi, tetap jaga Kesehatan dan patuhi protokol Kesehatan semoga kita tetap sehat selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.