Saham Hybe Merosot, Akibat dari Boyband BTS Hiatus?

Saham Hybe Merosot setelah pengumuman hiatus boyband BTS

Sumber: cnnindonesia.com
Saham Hybe Merosot
Sumber:theasianprantes.com

Saham Hybe merosot setelah boy grup BTS resmi umumkan untuk hiatus sementara waktu. Dalam acara BTS festa kemarin, BTS mengumumkan untuk hiatus sebagai boy grup.

Dan para member akan lebih fokus kepada solo karier mereka masing-masing. Setelah pengumuman tersebut diperkirakan saham Hybe merosot dari sebelumnya.

Hybe merupakan entertainment yang menaungi boy grup ini mengalami penurunan saham sebesar 25 persen. Diperkirakan penurunan saham mulai terjadi pada rabu, 15 juni 2022.

Saham HYBE mengalami penurunan kurang lebih 25 persen selama intraday menjadi 139.000 won atau jika dalam dollar setara dengan USD 108. Harga saham pada saat itu diperkirakan mencapai Rp 1,59 juta (asumsi dalam kurs dollar 14.741 per dolar AS).

Saham HYBE pun ditutup dengan penurunan 24,87 persen dari sesi perdagangan sebelumnya 145.000 won atau setara dengan USD 112,5.

BTS mengumumkan keputusannya untuk berhenti sementara dalam menjalani aktivitas grup dan  fokus pada proyek solo. Hal itu disampaikan oleh boy group ini dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada Selasa, 14 Juni 2022.

Saham HYBE pada puncaknya pernah mencapai 421.500 won pada bulan November 2021. Pada saat ini diperkirakan saham HYBE turun lebih dari 60 persen daripada saat saham HYBE berada pada puncaknya tahun lalu.

Pertemuan dengan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve pun juga menjadi hal yang sensitif dikarenakan dalam pertemuan tersebut terus menekan harga saham tersebut.

Laba yang didapat pada tahun 2022 dapat kemungkinan dapat mengimbangi Sebagian. Hal ini  dikarenakan terdapat kemungkinan anggota BTS dapat merilis satu album solo pada 2023. Dan jika sesuai dengan rencana BTS akan mengikuti wamil pada tahun 2023.

Saham HYBE Merosot, Bagaimanakah Nasibnya Setelah Ini?

Saham HYBE yang terjun bebas dikarenakan BTS dapat dibanding penyumbang pendapatan terbesar dalam HYBE daripada artis-artis lain yang berada di bawah HYBE.

BTS digadang – gadang menyumbang pendapatan terbesar yaitu sebesar 27% dari seluruh penjualan dan streaming album HYBE di negara Amerika Serikat pada tahun 2021, seperti yang dikutip dari Billboard.

BTS berada pada peringkat keempat dalam daftar tur teratas tahun 2022 menurut Billboard Boxscore setelah menjual 458.000 tiket untuk 11 konser mereka. Diperkirakan hampir 200.000 tiket itu berasal dari empat pertunjukan di Allegient Stadium yang berada di Las Vegas.

Dengan demikian, HYBE nampaknya sudah sadar bahwa mereka tidak bisa terus – menerus hanya mengandalkan BTS sebagai ‘mesin uang’ mereka. Hal ini dikarenakan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir daftar artis HYBE juga semakin lebih beragam dan bertambah. Hal ini juga berdampak pada turunnya pangsa BTS.

Pada tiga tahun terakhir yaitu tahun 2019, 2020 dan 2021 pangsa BTS masing-masing mengalami penurunan menjadi 78,5%, 70,3%, dan 49,0%,. Hal tersebut terjadi karena boy grup seperti Seventeen, Tomorrow X Together, dan Enhyphen juga mulai mendapatkan popularitasnya akhir-akhir ini.

Popularitas boy grup tersebut juga tidak kalah dengan boy grup BTS. Maka, dari itu pangsa BTS juga mengalami penurunan karena boy grup lain mulai memasuki popularitasnya.

Dengan begitu dapat dikatakan bahwa mesin uang atau pendapatan HYBE tidak hanya disumbang oleh BTS saja. Namun, dapat berasal dari artis lain dibawah naungan HYBE.

Tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa pendapatan terbesar HYBE dari boy grup BTS. Sehingga, Ketika boy grup tersebut mengumumkan untuk hiatus dari kegiatan grup secara tidak langsung akan mempengruhi saham dari HYBE.

Walaupun mungkin saja HYBE masih mendapatkan pendapatan dari penjualan album solo dari member BTS.

Leave a Reply

Your email address will not be published.