Teh Penurun Tekanan Darah, Apakah Ada?

Teh Penurun Tekanan Darah
banner 120x600
banner 468x60

Teh penurun tekanan darah, ternyata ada dan kurang disadari oleh Anda. Beberapa jenis teh, seperti kembang sepatu atau teh hijau, memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah. Teh tersebut bisa menurunkan dengan cara merilekskan pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Tekanan darah tinggi, yang juga dikenal sebagai hipertensi, merupakan faktor risiko penting untuk berbagai masalah kesehatan jantung dan pembuluh darah. Termasuk penyakit jantung, stroke, dan serangan jantung.

Meskipun ada pengobatan medis dan perubahan gaya hidup yang efektif untuk mengelola tekanan darah tinggi. Memasukkan minuman alami seperti teh kamomil dan hawthorn berry ke dalam rutinitas harian Anda. Dapat menjadi cara yang mudah dan menyenangkan untuk mendukung kesehatan jantung Anda.

banner 325x300

Jenis Teh Penurun Tekanan Darah Terbaik

Terdapat beberapa varian teh yang dapat membantu mengelola tekanan darah tinggi. Namun, penting untuk diingat bahwa dampaknya bisa berbeda-beda pada setiap individu. Beberapa teh yang dipercaya bisa membantu menurunkan tekanan darah terbaik adalah sebagai berikut.

  1. Teh Hibiskus

    Teh kembang sepatu adalah minuman yang terbuat dari keringnya kelopak bunga kembang sepatu. Ini memiliki warna merah cerah dan rasa asam yang lezat dengan sedikit rasa asam. Dalam teh kembang sepatu, terdapat senyawa-senyawa penting seperti antosianin dan polifenol. Senyawa-senyawa ini memiliki potensi untuk mengendurkan pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. Baik tekanan darah sistolik (saat jantung berkontraksi) maupun diastolik (saat jantung beristirahat).

    Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa mengonsumsi teh kembang sepatu secara teratur terkait dengan penurunan tekanan darah yang cukup signifikan, meskipun tidak drastis. Karena efek ini, teh kembang sepatu telah menjadi pilihan yang populer sebagai obat alami untuk mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

  2. Teh Hijau

    Teh hijau, yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis, mengandung senyawa katekin. Terutama EGCG (epigallocationchin gallate), yang dikenal memiliki manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah. Penelitian terbaru pada tahun 2023 yang melibatkan lebih dari 76.000 peserta di Tiongkok Barat Daya. Menunjukkan bahwa, minum teh hijau secara rutin dapat berhubungan dengan penurunan tekanan darah sistolik. Tanpa memperhatikan berapa banyak teh yang diminum atau berapa lama konsumsinya.

  3. Teh Daun Zaitun

    Teh Penurun Tekanan Darah
    Freepik.com/freepik

    Teh daun zaitun, yang diekstrak dari daun pohon zaitun, memiliki rasa herbal yang lembut dan mengandung senyawa seperti oleuropein dan hidroksitirosol. Senyawa ini diduga dapat membantu mengatur tekanan darah dengan merilekskan pembuluh darah.

    Penelitian tahun 2017 yang melibatkan 31 orang menemukan bahwa mengonsumsi teh daun zaitun selama 28 minggu. Diseduh dengan 5 gram daun kering dalam 250 mililiter air hangat dan diminum dua kali sehari. Dapat menghasilkan penurunan signifikan dalam tekanan darah sistolik dan diastolik dalam waktu 4 minggu. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar peserta, yang terbatas pada individu dengan diabetes tipe 2 dan prahipertensi, berhasil mencapai tingkat tekanan darah yang normal.

  4. Teh Buah Hawthorn

    Teh hawthorn berry adalah minuman yang terbuat dari buah pohon hawthorn dengan rasa sedikit manis dan asam. Secara tradisional digunakan untuk mendukung kesehatan jantung. Minuman ini juga dapat membantu melebarkan pembuluh darah, meningkatkan peredaran darah, dan membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian tahun 2020 yang mencakup empat uji coba terkontrol secara acak menemukan bahwa penggunaan sediaan hawthorn (baik dalam bentuk tablet atau tetes cair) signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada individu. Hal ini terjadi dengan kasus hipertensi ringan (prahipertensi atau hipertensi stadium 1), terutama jika dikonsumsi selama setidaknya 12 minggu. Meskipun penelitian ini tidak secara khusus menguji teh hawthorn. Perlu dicatat bahwa banyak senyawa bermanfaat yang terdapat dalam teh juga dapat berkontribusi terhadap efek positif ini.

  5. Teh Chamomile

    Teh Chamomile, yang berasal dari bunga tanaman kamomil kering. Dikenal karena sifatnya yang lembut, menenangkan, dan sering digunakan untuk meredakan stres dan meningkatkan relaksasi. Meskipun secara tidak langsung dapat memberi manfaat pada tekanan darah, teh Chamomile juga mengandung berbagai senyawa bermanfaat. Senyawa tersebut terdiri dariĀ  flavonoid, terpenoid, dan kumarin, yang berperan dalam sifat terapeutiknya. Penelitian dari tahun 2020 menyoroti berbagai potensi manfaat chamomile. Termasuk sifat anti-inflamasi dan antioksidan, perlindungan hati, kemungkinan efek antikanker, dan bahkan kemampuannya dalam mengatur tekanan darah.

  6. Teh Seledri

    Teh seledri diketahui memiliki manfaat dalam mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) karena mengandung senyawa phthalides yang dapat merelaksasi otot-otot pembuluh darah, sehingga mengurangi tekanan darah. Beberapa penelitian dan sumber-sumber medis menunjukkan manfaat-teh seledri dapat membantu menurunkan risiko hipertensi. Ekstrak heksana yang terkandung dalam daun seledri diyakini berperan dalam mengurangi tekanan darah tinggi. Kandungan phthalides dalam seledri juga membantu melebarkan pembuluh darah dan mengendurkan otot-otot pembuluh darah, sehingga tekanan darah dapat menurun.

    Namun, penting untuk diingat bahwa teh seledri sebaiknya digunakan sebagai bagian dari pola makan sehat dan gaya hidup seimbang dalam upaya mengontrol tekanan darah. Jika seseorang memiliki masalah tekanan darah tinggi, berkonsultasi dengan tenaga medis dan mengikuti saran pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter sangat penting. Selain itu, keberhasilan dalam mengatasi tekanan darah tinggi juga melibatkan faktor-faktor lain seperti pola makan, olahraga, pengelolaan stres, dan menghindari faktor risiko lainnya.

  7. Teh Kayu Manis

    Teh Penurun Tekanan Darah
    Freepik.com/Azerbaijan_Stock

    Teh kayu manis dikenal memiliki potensi untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) karena mengandung senyawa yang dapat mempengaruhi pembuluh darah dan tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat-teh kayu manis dalam mengendurkan dan melebarkan pembuluh darah, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Ini disebabkan oleh senyawa aktif dalam kayu manis yang dapat merangsang produksi oksida nitrat, suatu senyawa yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Sebagai contoh, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kayu manis dapat memberikan efek melebarkan dan melemaskan pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi tekanan darah. Hasil penelitian pada manusia juga menunjukkan bahwa asupan kayu manis dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik.

    Penting untuk dicatat bahwa meskipun kayu manis memiliki potensi bermanfaat bagi tekanan darah tinggi. Efeknya mungkin berbeda-beda pada setiap individu, dan bukan pengobatan utama untuk hipertensi. Jika seseorang memiliki masalah tekanan darah tinggi, konsultasi dengan tenaga medis dan mengikuti saran pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter sangat penting. Selain itu, kayu manis sebaiknya digunakan sebagai bagian dari pola makan sehat dan gaya hidup seimbang dalam upaya mengontrol tekanan darah.

Kesimpulan

Menambahkan secangkir teh yang baik untuk jantung dalam rutinitas harian, bisa menjadi cara yang nikmat untuk mendukung manajemen tekanan darah secara keseluruhan. Meskipun teh bukan pengganti perawatan medis atau perubahan gaya hidup. Teh mengandung beberapa senyawa yang bisa membantu Anda merasa lebih rileks dan memberikan dampak positif kecil pada tekanan darah Anda. Sebelum Anda mulai minum lebih banyak teh secara teratur, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Mereka dapat memberikan saran yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan memastikan bahwa minum teh tertentu tidak akan berinteraksi negatif dengan obat-obatan yang Anda konsumsi.

Seberapa banyak cangkir teh yang perlu diminum untuk menurunkan tekanan darah bervariasi antara individu. Ini bergantung pada beberapa faktor seperti jenis teh yang Anda konsumsi, pola makan keseluruhan, gaya hidup, dan tingkat tekanan darah Anda saat ini. Beberapa bukti menunjukkan bahwa minum dua cangkir teh bunga sepatu setiap hari secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah seiring berjalannya waktu.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk teh menurunkan tekanan darah juga bisa bervariasi. Ini tergantung pada jenis teh, seberapa sering Anda minum, dan bagaimana Anda menjalani gaya hidup Anda. Secara keseluruhan, hasil penurunan tekanan darah mungkin memerlukan beberapa minggu hingga beberapa bulan dengan konsumsi yang teratur. Namun, perlu diingat bahwa teh penurun tekanan darah bisa saja memiliki efek samping jika tidak dikonsumsi dengan jadwal dan ketentuan tertentu. Jadi, pastikan jika Anda benar-benar berkonsultasi agar dalam mengkonsumsi tidak menimbulkan masalah yang serius. Ingin tahu informasi lebih banyak tentang kesehatan, kunjungi saja DetikIDN.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *